#1001HamdallahUntuk2015

some moments are nice, some are
nicer, some are even worth
writing about,” Charles Bukowski

Sebenernya saya bukan tipe yang hobi menciptakan resolusi di tiap akhir tahun, malahan saya lebih suka bikin refleksi dan rekapan perjalanan selama satu tahun kemarin.

Sepanjang 2015 ini banyak banget hal-hal di luar plan terjadi. Ada yang miss dari ekpektasi malah ada pula yang melebihi ekspektasi. Here we go!

Plesirleidoskop

Bikinnya ngga make best nine lho

Bikinnya ngga make best nine lho

Kalau bicara tentang plesir, di tahun ini saya pertama kali mengunjungi enam negara in a row dalam kurun waktu lima bulan dan sebagian ini terjadi secara unpredictable.

Pertama, Guangzhou, ini terjadi karena memang soal pekerjaan. Selanjutnya Hongkong diikuti Macau. Ini pun ngga akan terjadi kalau saya ngga ke Guangzhou. Plesir Hongkong Macau pun jadi momentum pertama kali solo trip.

Selang dua minggu kemudian, Yangon – Bagan Myanmar. Ini sudah diplanning jauh dari 2014. Special banget karena jalannya bareng ciwi-ciwi anti drama yang mau-mau aja gue racunin plesir ke negara dunia ketiga. :p

Kawasan Yangon Downtown

Kawasan Yangon Downtown

Di akhir Juli, lanjut ke Penang dan overland ke Krabi, Thailand. Ini juga menjadi momentum pertama (dan semoga terakhir) menunggang badai di peraian Thailand.

Rupanya tahun 2015 kurang berpihak pada destinasi lokal. Di Januari 2015 tepatnya pas tahun baruan, saya pergi ke Tanjung Lesung. Alih-alih mencari langit biru tapi malah hujan badai ngga kelar-kelar selama dua hari. Tapi jelas ini plesiran paling ngehe dan seru bareng Teman Teman Kabaret Maslahat. :’)

Selanjutnya di November, kantor ngadain outing ke Pulau Seribu. Ekspektasi saya sih bakalan B aja, tapi ternyata ngga juga lho. Cuaca cerah sepanjang hari bikin mood island vibes-nya berasa banget. Dan udah bakalan hiatus sampe kuartal 1 2016 *bokek*.

Another hello, another goodbye

 

panenmabro

panenmabro

FullSizeRender_3

Khusunya dalam masalah pekerjaan. Padahal cuss dari kantor lama ngga pernah ditargetkan harus terjadi di tahun  2015. Well tapi kalau ada kesempatan bisa dapet lebih banyak ilmu baru kenapa harus dilewatkan. You’ll regret of what you didn’t do, kan?

Kalau bahas very first moment, di sini banyak banget pengalaman dan segala shocking therapy termasuk pengalaman living abroad pertama di negeri tiongkok ya karena di tempat ini.

Very first moment tinggal dan kerja di luar negeri

depan kantor

depan kantor

bersama geng lilian tataw!

bersama geng lilian tataw!

Memamg sih punya mimpi buat living abroad, tapi China bukanlah negara yang pernah gue pikirkan. Awalnya diminta buat tinggal enam bulan di Guangzhou, di negara yang buka google aja ngga bisa. Singkat kata setelah nego, akhirnya cukup satu bulan saja icip kerja di headquarter kantor tempat sekarang bernaung.

Jadi apa rasanya? Seru! Sedikit culture shock tapi so far so good. Cuma bete aja ngga bisa buka LINE, harus bergantung VPN, toilet ngga ada air, dan pastinya susah cari makanan halal. Sungguh banyak banget pengalaman diluar bayangan yang didapetin saat satu bulan jadi TKW.

Circle baru, muka-muka lama

rekan kabaret

rekan kabaret

Circle teman-teman perusak moral ini muncul karena wacana tahun baruan di akhir 2014–yang akhirnya terwujud juga, malahan make acara belagak jadi tim kabaret tahun baruan biar bisa breakfast di ressort mahal–.
Di dunia virtual circle ini termasuk paling gaduh, ngomonginnya ngga jauh dari perlontean Indonesia :’)

Circle temen nonton musik yang piknikable dan kadang menjelma jadi free thinker club.

ya gitu deh

ya gitu deh

dodol aja piknik, masa kita ngga he he

dodol aja piknik, masa kita ngga he he

Berawal dari nonton Silampukau di Kedai Tjikini kemudian berlanjut di front row konser Whiteshoes and The Couples Company. Lalu konser Taifun dan joget rusuh di Rolling Stone sampe dimarahin satpam. Ended up muncul di feed instagram Float karena terlalu floaties :))

Benang merahnya sih karena nonton musik, tapi ternyata asik juga diajak piknik sampe tuker pikiran bahas-bahas hal absurd hingga nyaris larut malam.

(Ps: kalau ada yang mau join free thinker club ini jan sungkan-sungkan, next gue bakal woro-woro deh kalo kongko lagi :’)) (jangan dimarahin pls)

New skills dalam berkesenian

FullSizeRender_1

Ini lebih ke pengalihan bosen karena lagi jarang banget plesir. Akhir pekan diisi dengan hobi baru: berukulele dan juga menggambar. Sesi ini biasa disebut dengan #WeekendKertangkes.

Dokumentasi hasil prakarya maupun genjrengan 15 detik alakadarnya bisa diintip di instagram: heylalit. Follow dan kasih like, nanti aku folbek kak. #lah

Pertama dan semoga terakhir merencanakan sesuatu yang srioost untuk tahun depan

laff

laff

Hehehe mohon doa untuk kelancarannya yah 😌🙏🏼.

Begitulah kiranya rupa-rupa sekelumit highlight moment di tahun 2015 yang ternyata lebih seru dari #2015bestnine hehe.

Lalu gimana dengan 2016? Jelas banyak rencana dan harapan yang pengen dilakukan. Semoga saja ada jalannya dan semesta mendukung.

Mengutip postingan di temen Path, “Ngga ada hidup yang buruk, yang ada kita lupa bersyukur.”

Dan saya sangat bersyukur untuk semua-semua yang terjadi di tahun 2015 (meskipun ngeluhnya juga lebih banyak haha!)

Happy new year!

*tulisan pertama di blog yang bukan soal jalan-jalan*

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s