Nak Pusing-Pusing ke Melaka, Joms!

 

1897745_10203749255759682_1501121320_n

Sejatinya di Malaysia banyak tempat menarik dan ngga melulu soal Kuala Lumpur. Melaka, salah satu dari dua provinsi di Malaysia yang dinobatkan sebagai World Heritage City oleh UNESCO di tahun 2008.

Lagi-lagi dengan modal poin big 0 dari AirAsia, berangkatlah  kami ke negeri Pak Cik di akhir Maret 2014 kemarin dengan tujuan utama Melaka. Nah, berikut ulasan singkat tentang pusing-pusing sehari di Melaka.

How to Get There

Dari LCCT ada direct bus, tapi rentang waktu pemberangkatan cukup lama. Karena kami ketinggalan bus dan harus menunggu satu setengah jam untuk bus berikutnya, kami memutuskan untuk pergi ke Terminal Bersepadu Selatan (TBS).

Cara ke TBS dari LCCT bisa naik shuttle bus warna ungu ke Stasiun Salak Tinggi untuk naik KLIA transit. Harganya 12.5 RM udah termasuk bus dan kereta. Dari Stesen Salak Tinggi kita naik KLIA Transit dan turun di Stesen Bersepadu Selatan.

Terminal bus nya ada di seberang stasiun, jangan khawatir kita tinggal ikutin tangga dan jembatan yang sudah terintegrasi antara stesen dengan terminal. Sampai di TBS daaann kece banget terminalnya! 11-12 sama terminal 3 SHIA haha.

photo (1)

Di sini kami beli tiket bus ke Melaka, ada banyak armada yang melayani ke Melaka jadi gak perlu khawatir ketinggalan bus. Akhirnya kami pilih Metrobus yang waktu pemberangkatannya lebih cepet. Tarifnya semua armada rata-rata 10-12 RM.

Jam 18.30 kami cuss ke Melaka. Perjalanan ditempuh sekitar 2 jam dan akan berakhir di Terminal Melaka Sentral. Oiya busnya sempet mogok dan langsung dioper ke bus lain, untung jarak dengan Malaka udah gak jauh.

Sampai Melaka Sentral udah jam 9 malem, bus kota nomer 17 which is satu-satunya trayek ke Melaka udah gak beroperasi jam segitu. Terpaksa naik taksi 20 RM dianter sampe hostel di Jonker Street.

Where to Sleep

Sebulan sebelumnya kami udah booking di Tang House, letaknya persis banget di Jonker Street. Untuk semalem sekitar 150 ribu, kamar mandi luar, AC, dan ada triple room. Gak terlalu besar tapi nyaman dan langsung bisa jalan-jalan ke Jonker. (i’ll review it later ya)

Sebenernya di Melaka ini banyak banget guest house murah dan menarik. Baiknya booking dulu sebelum pergi supaya enak. Oiya saran saya carilah guest house di sekitaran river side, agak mahal tapi viewnya asik!

What to Do

Pastinya kita akan menjelajah bangunan-bangunan tua yang jadi landmark Kota Melaka. Esok paginya kami meluncur menyusuri Joker Street dan akan berakhir di deket Hard Rock Cafe. Dari sini sudah nampak bangunan merah Christ Chruch yang letaknya di kompek Stadthyus.

photo

 

Dari situ kita bisa jalan ke St.Paul Hill yang  gak jauh dari Stadthyus. Oiya mampir dulu di Museum Arsitek Melayu gratis lho kita bisa liat ragam bangunan di Malaysia dan juga filosofinya.

Di St. Paul Hill kita bisa liat gereja St. Paul yang bentuknya udah gak lagi utuh. Di sana juga ada nisan-nisan makam yang dijejerin. Dari situ kita nyusurin tangga lagi menuju A Famosa. Di sini kita bakalan ketemu bangunan tua lagi yang gue lupa namanya :D.

Oiya yang wajib dilakukan juga adalah river cruise menyusuri sungai Melaka. Cukup bayar 15 RM kita bakalan dibawa menyusuri sungai yang di sisinya banyak terdapat bangunan-bangunan bergaya masa kolonial dan juga bangunan-bangunan khas Melayu. Kita bisa liat juga kenapa sih si Melaka ini bisa jadi world heritage.

10155503_10203749293920636_1166970440_n

 

Pecinta museum pun bakalan dimanjakan dengan banyaknya mesum yang tersebar di Melaka. Ada Museum Baba Nyonya, yang isinya tentang sejarah kaum peranakan di melayu. Ada pula Museum Cheng Ho tentang kebudayaan Islam, Museum Maritime yang bentuknya kapal pinisi raksasa, dan banyak lagi.

Kalau ngga sanggup jalan kaki, bisa lho nyewa becak hias yang banyak banget nangkring di sekitaran Stadthyus. Harganya agak mahal sih RM 40, tawar-tawar aja lah pakai logat melayu.

Puas ngubekin semua landmark Melaka, saatnya belanja! Yes meluncurlah kami ke Joker Street. Semakin siang semakin ramai. Jonker ini mirip sama Braga tapi suasananya lebih hidup. Kanan kiri banyak toko yang jual barang-barang antik dan juga oleh-oleh souvenir Melaka. Sepanjang Jonker juga kita bakjalan ketemu sama tukang jualan es cendol durian. Durian di sini ternyata hits banget lho, banyak banget aneka rupa makanan dan minuman hasil olahan durian.

1538898_10203749295560677_1696484548_n

What to Eat

Nah ini dia, di Melaka itu makanan didominasi sama chinese food. Yang paling tersohor adalah Chicken Rice Ball di rumah makan Nasi Ayam Hoe Kee. Kalau siang orang-orang harus rela antri buat makan di sini. Beruntunglah kita datang saat jam sarapan jadi tinggal masuk dan pesan.

photo (3)

Oiya emang ngga ada cap halal sih tapi yah bissmillah aja hehehe.

Satu porsi ayam untuk makan tengah ber-lima sekitar RM 30, habis itu kita bakalan makan sama nasi yang dibulet-buletin gitu. Enak deh pokonya harus coba!

Sama aja kaya di Malaysia, di sini kalo emang mau makanan halal yang terjamin halal ya lebih baik makan di warung india.

Kalau kamu datang saat Jumat malam dan Sabtu malam, mampirlah ke Jonker Night Market dan temukan beragam street food disana!

Tips

Melaka kotanya deket sama laut, jadi cuaca akan sangat panas. Mungkin sama kaya Surabaya. Nah berhubung sepanjang hari kitaakan jalan kaki, jadi pastikan lah membawa bekel air mineral, sunglasses, pakai sunblok, bawa topi/payung, dan pastinya pakai alas kaki senyaman mungkin.

Budget

Nah ini share budget kami yah buat ke Melaka aja:

Bus+KLIA train : RM 12.5

Bus ke Melaka : RM 10

Taksi Melaka Central to Hostel: RM 10

Makan Chicken Rice Ball: RM 12

Makan Siang di India : RM 5

River Cruise: RM 15

Jajan: RM 5

Oleh oleh: RM 20

Hostel Tang House : Rp. 180 ribu/malem : 2 = 90ribu

Taksi dari hostel ke Central Melaka : RM 5

Bus Melaka-KL : RM 12

Total: RM 106.5 x rate 3500 = Rp. 372,750 + Rp. 90,000 = Rp. 462,750

Nah gitu deh ceritanya. Selamat Jalan Jalan yes!

10172707_10203749510006038_1391735748_n

 

Advertisements

2 thoughts on “Nak Pusing-Pusing ke Melaka, Joms!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s