Makassar, Kota Kuliner Maha Ada

“Bey, cemilan kering yang dicocol bumbu kacang gitu enak ya kayanya, aya teu di makassar?” 

“Jalangkote tah ngeunah siah di La Sinrang” 

 beberapa menit kemudian

 “Bey mun pisang nu ngeunah selain pisang ijo naon tah?”

 “Pisang eppe enak sih” 

 

Kemudian berlanjut tanya jawab seputar makanan lainnya yang nyaris bisa ditemukan di Makassar.

Memang kota yang berada di Sulawesi Selatan ini terkenal dengan ragam kulinernya, tapi selain itu kita bisa ngapain aja sih kalau ke Makassar?

IMG_7998

Kuliner Maha Ada

Berbekal tiket promo, kami berempat terbang menuju kota sang daeng  pada Sabtu 30 November kemarin. Setiba di tanah celebes, kami disambut dengan rintik hujan. Ya, rupanya memang sudah masuk musim hujan. Beruntung sih karena kalau tidak hujan cuaca di kota pesisir ini cukup menyengat.

Tiba pukul 11 kami dijemput oleh Bebey, salah satu kawannya Baw yang berdomisili di Makassar. Berhubung sarapan hanya sekenanya, kami pun langsung berburu kuliner khas.

Coto Nusantara

Meluncurlah ke Jalan Nusantara dan berhenti di warung makan yang ramai, apalagi kalau bukan Coto Makassar.

Coto Nusantara termasuk coto yang top dan banyak direkomendasikan orang-orang. Rasanya mirip seperti tauto, isinya bisa pilih daging, jeroan, atau campur. Satu porsi mangkuk dijual seharga 16 ribu.

Coto biasanya dimakan bersama lontong/ ketupat. Harga satu ketupat 2 ribu rupiah. Berhubung kami datang di waktu makan siang jadi kebayanglah penuh dan riuhnya warung makan yang konon tidak membuka cabang di mana-mana. Selain Coto Nusantara, Coto Maros dan Coto Cagak juga menjadi primadona di Makassar.

Pisang Ijo

Setelah sempat berkeliling keliling kami melabuhkan diri di rumah makan tua bernama Megaria. Di sini kita mencicipi es pisang ijo yang konon katanya cukup tua di Makassar. Alamatnya di Jalan Gunung Latimojong, tempatnya di samping perempatan jalan.

Harga seporsi mangkuk pisang ijo 17 ribu. Bagi yang gampang kenyang pesan satu mangkuk bisa buat share berdua atau bertiga karena memang porsinya cukup besar dan super mengenyangkan.

Konro Karebosi

Meskipun di Jakarta ada cabangnya, tapi ngga afdol kan kalau ngga makan langsung di tempat asalnya. Meskipun bernama Karebosi, letak rumah makannya agak jauh dari lapangan Karebosi itu sendiri yaitu di Jl. Gunung Lampobatang.

Seporsi konro bakar harganya 38 ribu sedangkan sop konro 35 ribu belum termasuk nasi.

Jalangkote Lasinrang

Cemilan khas ini ada di Jalan Lasinrang  konon katanya Jalangkote paling enak ya ada di sini. Jalangkote bentuknya sama seperti pastel, dimakan hangat hangat dengan lumuran sambal kacang. Selain Jalangkote ada juga cemilan serupa risoles yang terbuat dari kentang dan enaaaak banget. Kalau ngga salah sepotong Jalangkote harganya 8 ribu dan risoles 6 ribu. Oiya ada juga lumpia makassar yang katanya lebih enak dari lumpia semarang, tapi sayang kemarin kami ngga sempet coba.

Pisang Eppe

Ini jajanan hits anak muda Makassar, paling enak dimakan pas malem sambil kongko di pinggir Losari. Bentukannya mirip colenak, jadi pisang yang digepengin, dilumuri gula merah,  ada juga yang dilumuri keju atau coklat. Gampang banget nemuin penjual pisang eppe, tinggal jalan ke area Losari kita akan berjumpa dengan jajaran pisang eppe. Semakin malam semakin ramai penjual dan pembeli eppe.

Mi Titi

Entah kenapa dinamain mi titi yah tapi ini termasuk kuliner wajib coba kalau mampir di Makassar. Mi Titi bisa dibilang mirip sama ifu mi, ditaburi kuah kental yang isinya ada sayuran, telur, daging, dan beberapa goreng gorengan. Kemarin kami mencicipi Mi Titi di kawasan Jalan Irian. Berhubung dibayarin jadi ngga tau deh harga seporsinya berapa :p.

Sebenernya masih ada palu basah dan palu butung yang ke skip kemarin. Mungkin next ke makassar harus icip itu.

Wisata Asik Makassar

  photo 2

 

“Tai Lo” di Pantai Losari

Udah pasti wajib kudu yah ke sini, meskipun ngga terlalu indah tapi ya masa ke Makassar ngga mampir ke Losari. Kita juga bisa nyebrang ke Pulau Samalona, konon disini bisa liat sunset dan snorkelling.

IMG_8024

Fort Rotterdam

Masih sekitaran Losari, bangunan yang didirikan saat kerajaan Gowa Talo ini masih terjaga dengan baik. Di dalamnya terdapat bangunan bergaya Belanda. Ada juga Museum La Galigo yang sayangnya kita ngga masuk ke sana.

IMG_8105

Pantai Akkarena

Letaknya di kawasan Tanjung, dari sini kita bisa menikmati pesona matahari terbenam. Meskipun bukan tipikal pantai untuk bermain air, tapi boleh lah dimasukkan ke itinerary jika ingin nikmatin sunset.

Belanja Oleh Oleh

Apalah artinya jalan jalan jika tak membeli buah tangan. Kawasan oleh oleh yang terkenal ada di Jalan Somba Opu, tak jauh dari Losari. Di sini berjajar kios yang menjual beragam sovenir khas mulai kain tenun, tas , kaos, hingga cemilan.

Meskipun cuma transit di Makassar, tapi ternyat bisa kok keliling kota. Tips nya sih ajak teman yang tinggal di Makassar untuk jadi guide, tapi kalau ngga ada bisa sewa mobil. Naik taksi agak ngga disarankan sih karena masih banyak taksi tembak di sana. Bisa juga keliling naik pete-pete asalkan sudah tau rute masing-masing jurusan.

Sekian jalan jalan di Makassar, lanjut lagi ke Toraja ya~

Budget Makassar bisa klik di sini

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s